Untuk umumnya orang, Kredit Perumahan Rakyat (KPR) jadi jalan keluar pilihan waktu ingin memiliki tempat tinggal, tetapi tidak mempunyai bujet untuk membelinya dengan kontan. Skema KPR dirasa benar-benar menolong warga dalam mempunyai rumah dambaan.

Dengan ajukan KPR ke bank, warga dapat mencicil rumah dambaan dengan setahap dalam beberapa waktu. Tetapi tentunya proses ajukan KPR ke bank tidak segampang mengubah telapak tangan.

Terdapat beberapa dokumen yang dibutuhkan terhitung hal tehnis yang perlu Anda mengerti, diantaranya ialah Hak Tanggungan. Sebelum ajukan kredit, semestinya Anda butuh mengerti mengenai Hak Tanggungan supaya tidak bingung waktu mengatur administrasi di notaris serta bank.

Artikel Rekomendasi : Rumah Dekat stasiun Tangerang

Ditambah lagi bila Anda baru pertama-tama ajukan KPR, kemungkinan Anda tidak tahu tentang Hak Tanggungan. Walau sebenarnya Hak Tanggungan adalah satu diantara bukti penting dalam transaksi properti. Karenanya, untuk tahu seluk beluk mengenai Hak Tanggungan, artikel ini akan membuat Anda mengerti UU Hak Tanggungan, pembebanan Hak Tanggungan dalam skema KPR, serta kriteria ajukan Hak Tanggungan.

Kriteria yang perlu disediakan untuk ajukan pendaftaran Hak Tanggungan ialah :

  • Sertifikat objek (asli)
  • APHT (asli)
  • Jati diri kreditur (KTP)
  • Jati diri KTP penerima kuasa
  • Surat pengantar pemasangan hak tanggungan dari PPAT
  • KTP & KK debitur (buat debitur perseorangan)
  • Akta pendirian perseroan serta perubahannya (buat debitur tubuh hukum)
  • SK Pengesahan tubuh hukum perseroan

Sesudah APHT usai ditandangani, faksi bank akan memberikan utang pada debitur yang selanjutnya akan mencicicil utang itu dengan menggunakan agunan rumah yang dibelinya.

Sesaat faksi notaris akan menerbitkan surat yang menjelaskan jika di antara bank serta debitur terjadi persetujuan bersama-sama dan pencairan kredit dapat dikerjakan.

Dari penjelasan di atas, tentu saja Anda sudah tahu mengenai Hak Tanggungan sebagai point penting dalam ajukan kredit rumah. Tidak hanya Hak Tanggungan, Anda butuh tahu beberapa hal lain sebelum putuskan kredit rumah seperti beberapa langkah serta mekanisme ajukan KPR.

Iklan